Example Using Swagger UI for NodeJS

Swagger

Swagger (http://swagger.io/) adalah salah satu tools yang populer di kalangan API developer terutama digunakan untuk membuat dokumentasi atas API yang telah dibuat.
Contoh official Swagger UI dari website mereka bisa dilihat disini : http://petstore.swagger.io/.

Berikut akan coba saya jabarkan step by step meng-implementasi Swagger UI ini di NodeJS secara sederhana, semua code ada di Github Repository https://github.com/mazipan/sample-swagger-for-nodejs

Continue reading “Example Using Swagger UI for NodeJS”

Blibli.com – How we use SASS and Grunt

SASS and Grunt

Kali ini saya akan coba berbagi cerita tentang bagaimana kami di blibli.com mencoba meng-implementasikan SASS dan Grunt di release code yang terbaru.
Semoga bisa membantu memberikan pencerahan bagi kalian-kalian diluar sana yang sedang atau akan meng-implementasikan hal yang sama di code kalian.

Continue reading “Blibli.com – How we use SASS and Grunt”

Blibli.com – How I refactor AngularJS 1.x to be minify-able

Berikut saya akan berbagi pengalaman saya beberapa pekan yang lalu di Blibli.com dalam meminify-ing AngularJS code.

Sebelumnya saya akan bercerita existing condition yang terjadi,
bahwa kami di Blibli.com menggunakan AngularJS sebagai framework rasanya sudah bukan rahasia lagi,
namun sebenarnya kami mengalami kesulitan dalam handle dan manage AngularJS code kami sendiri.
Ada banyak hal kami masih belum bisa handle dan benahi terutama dengan AngularJS yang begitu mengendalikan semua interaksi client side.
Sebenarnya kami sendiri tidak ingin menggunakan AngularJS untuk semua halaman kami,
dan hanya ingin digunakan pada halaman-halaman yang memang membutuhkan complex interaction saja,
namun yang terjadi sepertinya kami terjebak dengan kenikmatan data-binding dari AngularJS dan akhirnya merembet ke berbagai page kami.

Pada titik ini dimana ketika saya mulai bergabung dengan Blibli.com hal seperti ini memang sudah kadung terjadi,
dan yang bisa saya tawarkan hanyalah membenahi pelan-pelan code mengikuti yang seharusnya.
Hal akan saya bagikan di post kali ini adalah mengenai proses membuat AngularJS code kami minify-able.

Untuk issue soal AngularJS yang susah untuk di minify sebenarnya sudah dijelaskan di berbagai situs.
https://scotch.io/tutorials/declaring-angularjs-modules-for-minification
https://www.sitepoint.com/5-minutes-to-min-safe-angular-code-with-grunt/
Penyebabnya adalah karena gagal meng-implementasikan Depedency Injection yang ditawarkan oleh AngularJS,
yang tentu saja hal ini tidak terjadi bila code tidak di minify.

Setelah saya coba melihat exising code dan sepertinya memang masalah terbesarnya adalah di Depedency Injection,
namun pada penerapannya ternyata saya juga harus refactor beberapa code agar bisa berjalan dengan baik dalam kondisi yang ter-minify.

Continue reading “Blibli.com – How I refactor AngularJS 1.x to be minify-able”

Menjadi Seorang Full Stack Developer

Full Stack Developer

Menurut terminologi disini, sebenarnya istilah Full Stack Developer lebih tepat bagi seorang yang memahami hampir semua layer dari development proses mulai dengan server dan environment-nya, data modelling, bussiness logic, service layer, sampai pada UI dan UX. Namun pada kali ini, saya coba persempit istilah yang ada mengingat sepertinya akan membuat spesies Full Stack Developer ini semakin langka bila kita mengikuti persepsi tersebut.
Jadi Full Stack Developer yang saya maksud disini hanyalah pada level service dan UI development atau bisa kita sebut dengan Backend dan FrontEnd.

Continue reading “Menjadi Seorang Full Stack Developer”