Mereka, yang Aku Sebut Sahabat

Ada berapa sahabat anda???
Siapa saja mereka yang anda sebut sahabat???
Masihkah mereka sahabat anda kini???

Ya, mengapa saya bertanya demikian padahal kita semua tau sahabat bukanlah orang yang akan memberi kita uang dan menjamin kejayaan dalam hidup kita.
Lantas kenapa mesti ditanyakan???
Sepenting apa sahabat itu bagi hidup kita???
Jawabannya akan anda mengerti jika anda mau menyimak tulisan berikut.

Mungkin bagi sebagian anda yang membaca tulisan ini awalnya tidak peduli dengan yang namanya sahabat, menganggap sahabat hanya sesuatu yang merepotkan, membebani dan sebagainya.
Bagi sebagian lagi bersyukurlah karena kalian telah mengerti betapa pentingnya sahabat.

Bagi yang belum mengerti akan saya coba gambarkan sedikit berdasarkan pengalaman saya (*sok pengalaman).

Saya dari kecil hidup dekat dengan keluarga. Ibu,ayah,adik semuanya rasanya telah memberikan kebahagiaan yang cukup buat saya.
Sampai tiba saatnya saya mesti pergi ke sekolah dan melewatkan sebagian dari waktu saya di dalam lingkungan sekolah.
Lingkungan yang sebelumnya tidak aku kenal, Lingkungan yang menjauhkan aku dari keluarga, Lingkungan yang membuat aku tidak terlindungi.
Apa aku menyesal karena telah datang ke sekolah???
Tentu saja tidak.
Hakikatnya manusia memang harus terus belajar, dan sekolah adalah salah satu alternatif tempat untuk kita belajar.
Jadi, orang tua menyerahkan kita ke sekolah dengan harapan kita bisa belajar.
Bukan hanya belajar pelajaran yang ada di kurikulum, tapi lebih dari itu di sekolah juga menjadi tempat kita mesti belajar tentang hidup, belajar memahami lingkungan, belajar berinteraksi dan lainnya.

Dari lingkungan ini pula saya mulai belajar dan memahami bahwa keluargaku tak selalu ada di sebelahku.
Aku juga belajar mengenal mereka yang kini aku sebut dengan sahabat.

Sahabat, memberikan yang keluargaku tak bisa berikan.
Sahabat, layaknya hubungan darah yang tak pernah putus.
Sahabat, mungkin memiliki arti yang berbeda buat anda, tapi percayalah tak perlu saya menjelaskan arti sahabat buat anda karena anda akan mengerti ketika anda mengenalnya.

Jadi mulai saat ini pebanyaklah sahabat anda.
Berbaik hatilah pada sahabat anda sesuai kemampuan anda.
dan tak perlu berharap karena pasti semua kebaikan anda akan berbuah manis.

dan teruntuk mereka yang kini aku sebut sahabat, salam dan do’a dariku untukmu.
Semoga kehidupanmu dalam keadaan baik dan tetap baik.

Merekalah para sahabat terbaikku…
Kini dan nanti…







by mazipan.

2 thoughts on “Mereka, yang Aku Sebut Sahabat

Be a good reader, leave your comment please.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s