Struktur Bahasa Pemrograman – Pertemuan #3

Dosen : Emi Susilowati, S.Kom, ST
Pertemuan tanggal 19 November 2011
download filenya disini

Pertemuan #3

Langkah -langkah sistematis dalam pembuatan program.

1.  Mendefinisikan permasalahan

2.  Membuat rumusan untuk pemecahan masalah

3.  Implementasi

4.  Menguji coba dan membuat dokumentasi

  • Mendefinisikan masalah

Yang dimaksud mendefinisikan permasalahan yaitu kita harus mengerti dengan baik mengenai permasalahan apa yang ingin diselesaikan.

Contoh:

a. Permasalahan menghitung luas lingkaran, dengan data yang diketahui adalah diameter lingkaran.

b. Permasalahan menampilkan bilangan dengan kelipatan tertentu dari 0 hingga range tertentu.

 

Membuat rumusan untuk pemecahan masalah

Setelah kita mengetahui dengan baik mengenai permasalahan yang ingin diselesaikan, langkah selanjutnya yaitu membuat rumusan algoritma untuk memecahkan masalah. Rumusan tersebut dapat disusun dalam bentuk pseudocode ataupun flowchart.

  • Implementasi

Apabila langkah 1 dan 2 belum melibatkan bahasa pemrograman, maka langkah ketiga ini telah mulai melibatkan bahasa pemrograman yang ingin digunakan. Di dalam mengimplementasi algoritma kita akan menentukan bahasa pemrograman apa yang cocok atau ingin kita gunakan. Misalnya Pascal atau Delphi, Basic, dan sebagainya.

Implementasi tersebut tentunya mengacu pada  algoritma yang telah disusun pada langkah sebelumnya, baik itu variable-variable yang digunakan  maupun alur program. Jika program diimplementasikan dengan bahasa pemrograman yang bersifat visual dan event driven (melibatkan desain form dan event-event) seperti Visual Basic atau Delphi, maka perlu pula diperhatikan langkah-langkah berikut:

1.  Menambahkan obyek-obyek control pada Form seperti EditBox, ComboBox, Button, dll

2.  Mengatur posisi control, properties kontrol (seperti caption, warna, jenis tulisan, dan sebagainya), serta urutan fokus obyek-obyek yang ada pada form.

3.  Pemberian nama obyek kontrol yang sesuai. Misalnya untuk input diameter diberi nama txtDiameter.

4.  Menentukan event-event kontrol yang berpengaruh pada fungsionalitas program

5.  Mulai koding

 

  • Menguji coba dan membuat dokumentasi

Setelah selesai implementasi, langkah selanjutnya yaitu menguji program tersebut apakah telah berjalan sesuai dengan tujuannya untuk memberi  solusi dari suatu permasalahan. Apabila program belum berjalan dengan baik, maka kita perlu mengkaji kembali rumusan/algoritma yang telah dibuat pada langkah kedua, serta memperbaiki implementasi program yang mungkin keliru.

Untuk memudahkan dalam memeriksa kesalahan suatu program ataupun memahami jalannya program, kita juga perlu membuat dokumentasi dari program yang dibuat. Dokumentasi tersebut berisi informasi mulai dari tujuan/fungsi program, algoritma program, hingga cara menggunakannya.

 

Struktur Dalam Bahasa Prosedural

Secara umum, bahasa pemrograman yang berbasiskan prosedur terdiri dari

blok/sub program. yang memiliki dua bagian utama yaitu:

1.  Bagian deklarasi

2.  Bagian Statemen

 

Bagian deklarasi merupakan bagian program untuk mendefinisikan tipe data suatu variable, konstanta, serta fungsi dan prosedur yang akan digunakan pada program. Selain itu, bagian deklarasi dapat juga digunakan untuk memberi nilai awal suatu variable. Dengan kata lain, deklarasi digunakan untuk memperkenalkan suatu nama kepada Compiler program.

Sebelum mempelajari tentang deklarasi,perlu dipelajari terlebih dahulu tentang tipe data.

tipe data pada JAVA adalah :

Bil Bulat     ————>     Byte

Short

Int

Long

Bil Pecahan    ———>     Double

Float

Boolean      ————>   True/False

char           ————->    ‘…..’

ket : String bukanlah termasuk tipe data dalam JAVA, String merupakan object. Namun String memiliki keunikan yaitu dapat langsung dibuat tanpa harus membuat object.

pembuatan deklarasi variabel :

tipe data(spasi)nama_var;

atau

tipe data(spasi)nama_var=nilai;

contoh :

String nama;

Int umur=39;

Aturan pembuatan deklarasi

1. Harus menggunakan huruf untuk di awal

2. Tidak boleh menggunakan karakter khusus (#,*,@,!,?)

3. Tidak boleh menggunakan karakter putih (spasi,tab, dan enter)

 

statement merupakan bagian program yang berisi perintah  yang akan

dieksekusi/dijalankan. Karena itu, statement-statement ini menentukan bagaimana  jalannya program dan bagaimana

suatu nilai variable dimanipulasi/berubah.

Statement dapat dikelompokan menjadi antara lain:

1.  Simple Statement

2.  Compound Statement

3.  Selection Statement

4.  Iteration Statement

 

1. Simple Statement

Yang digolongkan ke dalam simple statement (statement sederhana) yaitu

statement yang tidak berisi statement lainnya.

2.  Compound Statement

Compound statement (kumpulan statement) adalah sekumpulan statement

yang terdiri dari  statement-statement lain, termasuk juga iteration dan

selection statement yang akan dibahas setelah ini.

3.  Selection Statement

melakukan pemeriksaan nilai/kondisi, yang kemudian akan memilih statement

mana yang akan dieksekusi. Statement ini terdiri dari 2 jenis yaitu: if..then..else

statement dan case/switch statement.

4.  Iteration Statement

Iteration statement digunakan untuk melakukan perulangan sekumpulan

statement (compound statement).

2 thoughts on “Struktur Bahasa Pemrograman – Pertemuan #3

Be a good reader, leave your comment please.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s