Bahagianya keluargaku

 

Hari ini tertanggal  2011-04-09, Pulang kerja aku bergegas untuk berkemas karena soreini rencananya aku akan pulang kampung dalam rangka menghabiskan jatah cuti yang memang disediakan perusahan tempat aku bekerja.

Dan setelah 9 jam perjalanan menuju pemalang [tempat aku dilahirkan dan tumbuh besar ],9 jam berdesakan di dalam bus yang tidak bisa dibilang sebentar juga (yah,,,lumayan lah buat bikin tulang-tulang pada pegel semua gara-gara duduk didalam bus selama itu) akhirnya jam 3 pagi aku dapat menginjak lagi tanah pemalang, menikmati udara ini lagi, udara yang dulu aku hirup tiap hari dan tak pernah terasa spesial kini begitu menyejukkan jiwa ini, tiap helaaanya bahkan aku rasakan seperti merangsek ke tiap celah di rongga dadaku, meski baru sampai di terminalnya dan masih harus menempuh perjalan sejauh 25 kilometer lagi untuk dapat sampai kerumah ibuku namun rasa bahagia sudah membuncah didadaku,bahagia akan semua yang ada disekelilingku saat ini adalah sesuatu yang selalu aku rindukan saat di perantauan orang.

Jam 4 pagi aku baru bisa membuka pintu rumahku, dengan wajah lusuh penuh debu,dengan otak yang penuh dengan kesemerawutan akibat udara kota aku lebih memilih untuk  langsung membaringkan tubuh ini dan memberikannya waktu untuk beristirahat sejenak.

Seperti mimpi bisa tidur ditempat ini lagi,dimana dulu tiap hari aku bergelut dengan malam  ditempat ini. “Inilah surgaku” serasa aku ingin berteriak demikian meski mulut ini terkunci karena tubuh yag terlalu lelah dan sedang terbuai dalam mimpi.

Dibangunkan oleh suara kecil, kecil namun terasa begitu akrab ditelingaku. Sejenak aku coba mengumpulkan konsentrasiku yang terasa masih sulit karena rasa kantuk ini belum hilang untuk mendengarkan suara siapakah yang membangunkanku itu. Benar saja, dengan senyum polosnya dia tidur disampingku,memelukku dengan manja,dengan suaranya yang jels-jelas aku kenal. Yah, dialah adikku yang paling kecil.

Oh Tuhan,semua kepenatanselama  ini rasanya langsung hilang melihat senyum itu. Inilah alasanku kenapa selalu rindu akan kampung halamanku, ingin melihat senyum-senyum tulus,senyum bahagia yang selalu terkembang meski dalam kesempitan,kekurangan,dan masalah hidup yang aku tahu tidak mudah untuk menjalaninya. Namun senyum itu selalu mereka berikan kepadaku dengan tulus. Debu asap kendaraan yang tadinya begitu menutup paru-paruku,aroma persaingan yang selalu digemborkan saat di perantauan selalu hilang dan tidak tersisa lagi karena senyum dari keluargaku.

Sungguh aku bahagia hidup dalam keluarga ini, meski kami hidup dalam keadaan yang serba kurang namun tidak pernah sedetikpun aku menyesal karena telah dilahirkan ditengah-tengah keluarga ini. Justru membuat a ku makin bersyukur karena keluarga ini adalah keluarga terbaik diseluruh jagad ini takkan aku temui yang seperti ini seumur hidupku. Merekalah harta yang paling berharga diantara kilauan permata yang ada, Merekalah alasanku selalu bersemangat  dalam tiap tarikan nafas ini, Mereka cahayaku dalam gelap, Mereka puisi yang tak pernah membosankanku, Mereka segalanya bagiku.

Semingu di kampung halamanku rasanya membuat aku terbuai dan ketagihan,membuatku ingin selamanya disini dalam peluk hangat keluarga,selamanya diantara partikel-partikel udara ini,selamanya dalam rasa syukur ini. Namun keadaaan memaksaku untuk kembali menjauh dari mereka, merasakan kembali kerinduan yang sangat kepada mereka. Semoga rasa bahagia setelah seminggu bersua dengan kelurgaku ini tidak mudah hilang dan dapat membuatku menjadi pribadi yang lebih baik.

Sungguh bukan aku berniat untuk bersombong-sombong ria dengan keluarga dan semua yang ada dikampung halamanku. Namun memang inilah perasaan yang kurasakan. Untuk temen-temen yang punya kampung halaman dan saat ini berada di tanah orang tentu akan merasakan hal yang sama. Tapi untuk kalian yang tidak punya kampung dan tidak pernah merasakan kerinduan yang mendalam terhadap keluarga kalian maka aku berharap pengertian kalian untuk menghargai perasaan orang lain yang merasakannya.

 

One thought on “Bahagianya keluargaku

Be a good reader, leave your comment please.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s